The Smell of the Blood

Read first : Der Geruch des Blutes   My name is Blade, the one  Max always looks forward to everytime he gets home from school. I never knew he was gay until one day when he came to see me with bruises all over his legs, and an "Ew, homo" written on his forehead. I'm sure … Continue reading The Smell of the Blood

Advertisements

Masih Tentang Si Pungguk yang Merindukan Sang Rembulan

Kali ini rindu itu membuncah sebegitunya, akibat tak jumpa lebih dari sekali revolusi bumi. Semesta belum merestui, memaksa air mata tuk mengucur menemui ibu pertiwi. Tidak, tidak semudah itu untuk mengucap rindu pada seseorang yang bukan "miliknya". Kuharap para Rembulan dapat pahami itu. Pungguk pernah mendengar bahwa jika kau tidak dapat terlelap ketika larut tanpa … Continue reading Masih Tentang Si Pungguk yang Merindukan Sang Rembulan

Aku? Gpp.

"Lo kenapa?" "Gue gpp." Dalam kurang dari 60 detik pesan balasan itu terkirim ke ujung benua tetangga, dan secepat itu pula tandanya berubah menjadi centang dua berwarna biru. "Seriusan, lo kenapa? Cerita!" Hela nafas yang cukup panjang memecah ruangan yang hening, sesaat setelah ia membaca pesan yang baru diterimanya lagi. "Gue gpp kok. :)" Tombol … Continue reading Aku? Gpp.

Hilang

Darah mengalir dari luka tusukan di perutnya. Satu, dua, tiga bekas tusukan di daerah vital. Mungkin... satu telah menghunus dan merobek bagian hatinya. Menyebabkan aroma darah yang mengalir seperti bau penghianatan. Aku tertawa puas dalam hati. Membayangkan hal tersebut saja dapat membuatku sebahagia ini, bagaimana jika aku benar-benar melakukannya coba. Aku terkekeh, kali ini tidak … Continue reading Hilang