Tentangnya

Tatapannya sendu

Bibirnya terkatup ragu

Membisikkan samar suara yang tak lagi merdu

Kini sorot matanya lesu

Bintik matanya bahkan memudar kelabu

Sarat akan coretan kisah kasih nan pilu

Bahkan senyumnya terlukis tak lagi syahdu

Mengisyaratkan hati yang perlahan kembali membeku

Walau belum sanggup mengikhlaskannya

Tetapi tawa lepas menutup segalanya

Senyum paksa berbicara tak apa

Kini baca kebohongan dimatanya

Dibalik seluruh tingkah lakunya

Kehendak hati dan jiwa yang terluka

Bahkan belum sanggup berkata iya

Tetapi hati kecilnya berteriak tersiksa

Sudah cukup tergenang wajah terbasuh airmata

Sudah cukup runtuh jiwa terkelupas hati jua

Biarkan sang waktu jawab segalanya

Apa daya jika takdir bawamu bersamanya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s